29 C
Wonogiri
Wednesday, October 16, 2019
  • Pertanian

Kementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara Modern

Must Read

Google Play Music Hilang Dari Google Play

Google Play Music akan diganti dengan Youtube Music yang akan dibundling pada smartphone terbaru Android 10 & akan lebih berguna daripada google play music.

Xiaomi sudah menjual 100 juta smartphone di India

Xiaomi mengatakan pada hari Jumat pihaknya telah mengirimkan lebih dari 100 juta smartphone di India, pasar yang paling penting, sejak mulai beroperasi di negara itu lima tahun lalu. Perusahaan mengutip angka dari perusahaan riset IDC dalam klaimnya. Raksasa China, yang telah memegang posisi vendor ponsel pintar teratas di India selama delapan

Video UFO yang tertangkap pesawat US Navy Asli Nyata

Baru-baru ini di social media viral ada 3 video tersebar tentang kemunculan pesawat UFO yang tertangkap...

Pesawat Gatotkaca Alm. BJ Habibie Inspirasi Bangsa untuk Percaya Diri

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang sosok Presiden ke-3 RI BJ Habibie sebagai tokoh yang sudah...

Mbah Giman

Author

Lungguh Ngarep Omah Ngadep Kopi Nyumet Rokok

Kementerian Pertanian berusaha merombak sistem pertanian lama menjadi modern yang dimulai dari sektor produksi hingga proses cek produksi (Petani Modern).

Ketua Umum Peragi (Pehimpunan Agronomi Indonesia) Prof. Dr. Andi M. Sakir menjelaskan secara perlahan jalan menuju ke sana sudah dibuka melalui peningkatkan massa panen dan mengoptimalkanya menjadi lebih cepat dengan kekuatan sistem yang sudah ditransformasi atau sistem modern.

Menurut Sakir, pertanian modern jauh berbeda dengan pertanian tradisional.

Perbedaan itu terletak pada hasil produksi yang hanya 2 kali dalam setahun sedangkan masa panennya hanya 1 kali dengan pengelolaan yang masih menggunakan cara manual.

Petani Modern

“Yang dikatakan pertanian modern adalah produksinya 6 ton, panenya 3 kali dalam setahun, menggunakan fulkanisasi, kemudian menggunakan manajemen modern dan koperasi di koorperasikan,” kata Sakir dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/12/2018).

Sakir mengatakan rencana memodernisasi pertanian ini sudah dibawa ke rapat koordinasi nasional beberapa waktu lalu. Dia berharap, upaya ini menjadi ujung tombak dalam meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani Indonesia.

“Melalui program ini nantinya sistem program pertanian akan dikelola dengan manajemen yang juga modern. Presentasi bagi hasil pun akan memberi porsi yang menguntungkan para petani,” tutup Sakir.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan sistem rombakan ini diyakini mampu meningkatkan produktivitas petani hingga berlipat-lipat dari keuntungan biasanya.

Kemeterian Pertanian Petani Modern

Dengan begitu, penentuan harga juga bisa langsung ditentukan oleh para petani.

“Semua ini 100 persen milik petani. Harga gabahnya milik petani 100 persen. kemudian dari gabah masuk ke processing ini ada keuntungan 49 persen, disini petani akan mendapat penghasilanya 6 kali lipat atau minimal 3 kali lipat 100 persen milik petani, ” kata Boga.

Lumbung Pangan Dunia

Menurut dia Kementerian Pertanian terus mengapai cita-cita Lumbung Pangan Dunia dengan target realisasi pada tahun 2045. Cita-cita itu dibuka melalui pemanfaatan ratusan ribu hektare rawa yang tersebar di enam provinsi. Masing-masing Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Tengah

Nantinya, lahan itu akan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif untuk mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dikorporasikan melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI).

“Optimasi untuk merubah lahan rawa menjadi lahan pertanian produktif merupakan terobosan baru. Sebab, begitu sulitnya memperluas lahan sawah yang sudah ada karena beralih fungsi, walaupun sudah ada Undang Undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B),” ujar Boga

Boga menjelaskan, ada sekitar 34,4 juta hektare lahan rawa yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dan memiliki potensi sebagai sentra pertanian. Lahan tersebut terdiri dari lahan pasang surut seluas 20,1 juta hektare dan lahan rawa lebak seluas 13 juta hektare.

“Pada model lain yang berkembang di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, pemanfaatan lahan rawa untuk pengembangan tanaman pangan khususnya padi ternyata melibatkan unsur ‘swasta besar’ sebagai leading actor-nya,” tandasnya.

Di lain pihak, pengamat pertanian Universitas Gadjah Mada Jangkung Handoyo Mulyo mengingatkan perlu dipikirkannya kembali soal bagaimana menata atau menawarkan model lain. Partisipasi swasta kecil dan koperasi bahkan Gapoktan bisa dilibatkan dalam program optimalisasi lahan rawa ini.

“Termasuk apabila menjadi leading sektor. Perlu pula mempertimbangkan bagaimana mekanismenya apabila ada pihak swasta atau lembaga swadaya masyarakat tertarik untuk berpartisipasi pada kegiatan ini,” tandasnya.

source :

- Advertisement -Kementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara ModernKementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara Modern
avatar
- Advertisement -Kementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara Modern

Latest News

Google Play Music Hilang Dari Google Play

Google Play Music akan diganti dengan Youtube Music yang akan dibundling pada smartphone terbaru Android 10 & akan lebih berguna daripada google play music.
- Advertisement -Kementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara Modern

Xiaomi sudah menjual 100 juta smartphone di India

Xiaomi mengatakan pada hari Jumat pihaknya telah mengirimkan lebih dari 100 juta smartphone di India, pasar yang paling penting, sejak mulai beroperasi di negara itu lima tahun lalu. Perusahaan mengutip angka dari perusahaan riset IDC dalam klaimnya. Raksasa China, yang telah memegang posisi vendor ponsel pintar teratas di India selama delapan

Video UFO yang tertangkap pesawat US Navy Asli Nyata

Baru-baru ini di social media viral ada 3 video tersebar tentang kemunculan pesawat UFO yang tertangkap kamera pesawat Angkatan Laut AS....

Pesawat Gatotkaca Alm. BJ Habibie Inspirasi Bangsa untuk Percaya Diri

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang sosok Presiden ke-3 RI BJ Habibie sebagai tokoh yang sudah peduli bangsa sejak usia muda....

TABLET ALLDOCUBE M5X POTONG HARGA

Tablet ALLDOCUBE merupakan tablet terlaris dari negara Cina dan salah satu perusahaan terkenal dalam bidang teknologi. Baru-baru ini...

More Articles Like This

Kementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara ModernKementerian Pertanian Mendorong Petani Untuk Bertani Secara Modern