Jangan lewatkan Fenomena Super Blood Wolf Moon pada akhir minggu ini.

Ini merupakan salah satu fenomena gerhana bulan yang terjadi di belahan bumi kita.

Bulan Purnama terjadi pada bulan Januari yang biasanya dikenal sebagai Bulan Serigala.

Advertisement

Fenomena Super Blood Wolf Moon ini dikarenakan posisi bulan yang sangat dekat dengan Bumi.

Gerhana bulan terjadi ketika Bayangan Bumi menutupi Bulan, fenomena ini menjadi yang terakhir sampai 2021.

Gerhana bulan dapat diprediksi kapan terjadinya karena ini merupakan hasil dari ilmu pengetahuan dan astronomi bukan dari klenik ya..

Fenomena Super Blood Wolf Moon

Tidak seperti gerhana matahari, bulan purnama tidak sepenuhnya hilang, akan tetapi jika cahaya matahari masih mengimbas pada sisi bulan.

maka akan menyebabkan bulan memancarkan warna merah seperti orang marah dan membuat bulan yang seperti ini dijuluki “bulan darah”.

Super Blood Wolf Moon Giritontro

Gerhana bulan penuh biasanya hanya terjadi dua kali dalam setahun dan setiap kali gerhana total dapat dilihat hanya dari satu belahan bumi saja.

Gerhana penuh terakhir kali terjadi pada tanggal 27 Juli 2018 dan terlihat di seluruh Afrika dan sebagian benua Asia.

Cari Lokasi Langit yang Cerah

Gerhana total 2018 akan menjadi gerhana pertama yang dapat dilihat secara keseluruhan di Belahan Utara selama lebih dari tiga tahun.

Jika para penikmat bintang melewatkan fenomena bulan merah darah ini, maka mereka harus menunggu sampai bulan Mei 2021.

Untuk melihat dengan jelas, cobalah mencari tempat tanpa polusi cahaya seperti pegunungan atau padang rumput yang luas.

Gerhana akan berlangsung sekitar 3,5 jam mulai dari 10:34 malam.

Bulan akan seluruhnya tertutup bayangan bumi selama lebih dari satu jam.

Bulan akan terlihat merah darah pada jam 12:12 malam.

Kenapa Bulan Berwarna Merah?

Selama gerhana bulan penuh, sinar matahari menyinari atmosfer berdebu Bumi dan dibiaskan ke bagian merah spektrum dan dilemparkan ke permukaan bulan. Hasilnya, bulan berubah dari warna kuning-abu-abu klasik menjadi oranye kemerahan.

Warna pasti bulan tergantung pada seberapa kotor atmosfer bumi. Gunung berapi atau aktivitas lain yang menghasilkan emisi atmosfer dapat membuat warna merah yang sangat mengerikan.

Selain mengalami gerhana, bulan akan berada pada silsilah, posisi terdekatnya dengan bumi 59 menit sebelum gerhana akan dimulai.

Ini akan membuat bulan terlihat 13 persen lebih besar dan 16 persen lebih cerah.

Bulan purnama di bulan Januari dikenal sebagai Bulan Serigala karena deru serigala yang energik di pertengahan musim dingin karena mereka kelaparan.

Jadi jika Anda berada di Belahan Bumi Utara, atur alarm Anda sekarang sehingga Anda tidak akan melewatkan bulan istimewa yang super spesial ini.

source :

avatar