
Lebaran sebentar lagi, banyak orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang untuk lebaran. akhir2 ini banyak terjadi kasus kemalingan di giritontro. waktu waktu yang dimanfaatkan adalah saat orang – orang sedang pergi tarawih. Seperti yang terjadi di rumah ibu sami Tanggung, waktu itu ibu sami hendak pergi tarawih, seperti biasanya dia pergi bersama cucunya. Setelah mengunci pintu dan dirasa aman ibu sami pergi berangkat ke masjid yang memang tidak jauh dari rumahnya, hanya di seberang jalan dari rumahnya. Tetapi di tengah jalan, bu sami mendadak sakit perut dan memutuskan kembali kerumah. setelah sampai di rumah, dengan terburu buru bu sami membuka pintu rumahnya. Dengan kagetnya apa yang di lihatnya di dalam rumah adalah orang yang tidak di kenal masuk lewat pintu belakang yang langsung kabur begitu melihat sang pemilik rumah memergokinya.setelah di teliti belum ada barang barang yang berhasil di gondol oleh maling itu.
Peristiwa ini juga di alami oleh mbah lentho+mbah yati dungklepu etan. “Maling udah masuk rumah & ngacak2 lemari tapi ga ada yang hilang karena uang di bawa tarweh sama yang punya rumah.mungkin malingnya ga mau bawa barang yang berat jadi sasaranya cuma uang” kata mas sys dkp dalam konfirmasi di FB Kec.Giritontro
Dengan menindak lanjuti kejadian ini para warga berinisiatif mengadakan ronda malam dengan harapan bisa menangkap si pembuat resah warga ini. menurut informasi di giritontro sudah beberapa kali terjadi kasus pencurian ini, bahkan ada yang sempet memergoki dan mengejar pelaku tetapi pelakunya bisa ngilang. alias mungkin punya jimat atau ilmu apaan gitu. Sangat di sayangkan mereka memanfaatkan kelebihan mereka untuk merugikan orang lain. (dewa@giritontro.com)
Seperti biasanya ,kang semplo berkaftivitas sehari hari sebagai pencari rumput diladang pekarangan rumahnya, saat itu waktu menunjukkan jam 14:55 Wib, tiba-tiba kang semplo seperti terhuyung / sempoyongan merasakan alam disekitarnya. Wah..jan….koyo arep semaput….kluweng…kluweng……tuturnya.
Ini bukan guyonan tetapi tenanan hehehehe, monggo yang ingin mudik bareng gratis silahkan segera menghubungi panitia, program ini diselenggarakan oleh Paguyuan Jawa Tengah Sejabotabek.
Wonogiri 

Pengibaran BenderaPagi tadi telah di laksanakan Upacara Peringatan HUT Republik Indonesia ke-64 Di lapangan Giritontro. Peserta upacara yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat dan instansi di kecamatan giritontro berlangsung khidmat, aman dan tertib.
Proklamasi Kemerdekaan, yang kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, adalah sebuah peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia . Proklamasi, telah mengubah perjalanan sejarah, membangkitkan rakyat dalam semangat kebebasan. Merdeka dari segala bentuk penjajahan. Bagaimanakah sesungguhnya, peristiwa yang terjadi 61 tahun yang lalu itu. Mari kita buka kembali catatan sejarah sekitar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.Perdebatan Proklamasi, ternyata didahului oleh perdebatan hebat antara golongan pemuda dengan golongan tua. Baik golongan tua maupun golongan muda, sesungguhnya sama-sama menginginkan secepatnya dilakukan Proklamasi Kemerdekaan dalam suasana kekosongan kekuasaan dari tangan pemerintah Jepang. Hanya saja, mengenai cara melaksanakan proklamasi itu terdapat perbedaan pendapat. Golongan tua, sesuai dengan perhitungan politiknya, berpendapat bahwa Indonesia dapat merdeka tanpa pertumpahan darah, jika tetap bekerjasama dengan Jepang.
Akhirnya setelah berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 14 Agustus 2009, pertandingan bal balan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 64 Tahun, Team sepak bola RT.01 mengalahkan team sepak bola RT.02 dengan skor 2-1 .