Wonogiri (Espos) Seorang warga RT 02/ RW V, Dusun Klitik, Desa Miri, Kecamatan Kismantoro, Bibit, 65, ditemukan tewas, Minggu (7/6). Diduga, korban terpeleset ketika memanjat pohon kelapa.
Keterangan yang dihimpun Espos, menyebutkan Bibit yang kesehariannya petani tersebut menawarkan diri kepada salah seorang warga untuk memetik beberapa buah kelapa. Pada pukul 10.00 WIB, Bibit ke kebun untuk memetik kelapa yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Menurut warga RT 03/RW I, Trebis, Kismantoro, Yarto, setelah Bibit menyanggupi memetik kelapa, selama kurang lebih 30 menit Bibit tidak menampakkan diri. Karena curiga, warga mendatangi kebun. Tepat di bawah pohon kelapa tersebut Bibit ditemukan tidak sadarkan diri. ”Bibit ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan kepala terluka karena terbentur,” jelasnya ketika dihubungi Espos.
Dia mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga korban, diduga korban terpeleset karena beberapa hari sebelumnya Bibit tidak sakit. Selain itu, luka di kepala diduga disebabkan oleh benturan. “Bibit dalam keadaan sehat sebelum dia memanjat pohon, karena benturan di kepala korban parah kemungkinan dia jatuh dari ketinggian,” jelasnya.
Ketika dihubungi Espos, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Miri, Kismantoro, Jamari, mengatakan korban sempat dilarikan ke Rawat Inap Purwantoro untuk mendapatkan perawatan. Dia mengatakan karena luka benturan tersebut parah, korban tidak dapat tertolong. - Oleh : m73 sumber : www.solopos.co.id