Luweng Pace Berbiaya 1.8 Milyar

Posted by on Mar 12th, 2009 and filed under Berita, Featured, Photo Gallery. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Luweng Pace Berbiaya 1.8 Milyar

sungai bawah tanahTentang adanya rencana pengeboran air di luweng pace, ternyata bukan isapan jempol belaka, buktinya Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Jateng memberikan bantuan Rp 1,8 miliar untuk pengeboran mata air tanah di Gunung Alang, Giritontro guna mendapatkan air bersih. Air bersih hasil pengeboran tersebut bisa mengaliri 12 desa di Giritontro. Setiap tahun wilayah di selatan kabupaten Wonogiri ini selalu kekeringan. 

Seperti di kutip dari media harian Joglosemar, yang terbit pada tanggal 12 Desember 2008 yang lalu.Pengeboran dengan anggaran APBD Provinsi Jateng. Didasarkan pada penelitian Doktor Andi (Dosen Geologi UPN) bahwa di daerah Giritontro terdapat lima luweng, yaitu: Luweng Pace, Pendak, Fitrah, Petak dan Genpleh.

luweng1-300x225

“Dari lima luweng hasil penelitian tahun 2006 itu, Luweng Pace sumber airnya terbesar. Karena merupakan pertemuan air dari beberapa luweng tersebut. Debit air di luweng pace mencapai 470 liter/detik. Dari jumlah debit air tersebut, yang akan diambil hanya 38 liter/detik. “Pengeboran mencapai kedalaman 200 meter, nantinya bisa dimanfaatkan untuk 12 desa,” kata Sujarwanto di sela-sela peninjauan lokasi Luweng Pace.

pace-01

Air bersih hasil pengeboran akan dialirkan ke lima desa yang tiap tahunnya selalu mengalami kekeringan. Lima desa tersebut adalah Desa Tlogosari, Ngargoharjo, Jatirejo, Bayemharjo dan Tlogoharjo. Foto-foto atas seijin dari : www.solocaver.blogspot.com , dokumentasi

Posting terkait


Leave a Reply